ANALISIS KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA (STUDI KASUS PADA PELAKSANAAN PROGRAM DESA MANDIRI PANGAN DI DESA ORO BULU KECAMATAN REMBANG KABUPATEN PASURUAN)

Retno Ediwiyati, Djoko Koestiono, Budi Setiawan
  AGRISE,Vol 15, No 2 (2015),  85  
Viewed : 2223 times

Abstract


Program Desa Mandiri Pangan adalah salah satu program yang dibuat oleh Pemerintah dalam upaya untuk mengatasi kerawanan pangan dan kemiskinan di pedesaan dengan melibatkan peran serta dari masyarakat. Penelitian ini bertujuan: 1) Menganalisis tingkat ketahanan pangan rumah tangga berdasarkan Pola Pangan Harapan (PPH), dan 2) Menganalisis Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap diversifikasi pangan (skor PPH) di daerah penelitian. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan disimpulkan bahwa Tingkat Ketahanan Pangan Rumah Tangga program Desa Mandiri Pangan berdasarkan Angka Kecukupan Energi (AKE) dan Tingkat Kecukupan Energi (TKE) termasuk dalam kategori “tahan pangan”. Tingkat Kecukupan Energi dari kelompok Afinitas Mawar 1 adalah sebesar 81,30 %, Mawar 2 sebesar 79,14 % dan Mawar 3 sebesar 94,25 %. Sedangkan tingkat kecukupan protein berdasarkan analisis Angka Kecukupan Protein (AKP) pada kelompok Mawar 1 adalah sebesar 77,41 %, kelompok Mawar 2 sebesar 68,29 % dan kelompok Mawar 3 sebesar 81,11%. Sementara itu skor Pola Pangan Harapan (PPH) untuk kelompok Mawar 1 adalah sebesar 70,54, kelompok Mawar 2 sebesar 66,62 dan untuk kelompok Mawar 3 skor 90,24. Faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap skor PPH adalah usia ibu rumah tangga (X1), luas pekarangan (X3) dan pendapatan total keluarga (X5). Saran yang diajukan adalah menumbuhkan kemandirian pangan rumah tangga dengan meningkatkan usaha produktif yang memberikan tambahan pendapatan rumah tangga. Selain itu juga dengan memanfaatkan lahan pekarangan seoptimum mungkin untuk meningkatkan keanekaragaman pangan rumah tangga  di Program Desa Mandiri Pangan.


Keywords


Desa Rawan Pangan; Program Desa Mandiri Pangan; Ketahanan Pangan Rumah Tangga

Full Text:

PDF PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Agricultural Socio-Economics Journal