DIVERSIFIKASI USAHA DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI PADI LEBAK

Imron Zahri, Ahmad Febriansyah
  AGRISE,Vol 14, No 2 (2014),  144  
Viewed : 1620 times

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan pengetahuan mengenai pengembangan diversifikasi usaha dan dampaknya terhadap pendapatan rumah tangga petani lebak dengan langkah-langkah (1) mendiskripsikan perkembangan diversifikasi usaha, (2) menganalisis struktur pendapatan rumah tangga petani dilihat dari besaran pendapatan dan distribusi pendapatan, (3) menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan rumah tangga petani padi di lahan rawa lebak. Pengumpulan data primer dilaksanakan di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan dengan mengambil tiga desa contoh di Kecamatan Pemulutan Selatan, yaitu Desa Pematang Bangsal, Desa Ulak Aur Standing dan Desa Naikan Tembakang. Jumlah sampel sebanyak 90 orang atau 9 % dari 983 rumah tangga petani padi di tiga desa tersebut yang dipilih secara acak sederhana.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa diversifikasi usaha telah berkembang dalam bentuk diversifikasi horizontal, yaitu pengembangan cabang kegiatan ekonomi produktif yang terdiri atas kegiatan usahatani padi sebagai usaha pokok, kegiatan pertanian non padi, dan kegiatan luar usahatani. Berkembangnya diversifikasi usaha telah meningkatkan partisipasi tenaga kerja rumah tangga petani lebak tetapi masih ditunjukkan oleh angka yang rendah yaitu 37%. Penggunaan tenaga kerja rumah tangga petani pada kegiatan ekonomi produktif terjadi karena adanya resiko dan ketidak pastian dalam berusahatani padi sebagai akibat kondisi air lebak yang belum dapat dikendalikan, kegiatan usahatani padi yang dilaksanakan sekali dalam setahun dan penghasilan dari usahatani padi belum mencukupi kebutuhan rumah tangga petani. Berkembangnya diversifikasi usaha telah dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga petani yang mencapai rata-rata Rp. 21,55 juta per tahun. Distribusi pendapatan rumah tangga petani ditunjukkan oleh angka 0,2701, yaitu pemerataan dengan ketimpangan yang rendah. Hasil analisis regeresi menunjukkan faktor-faktor luas lahan garapan, produktivitas lahan dan partisipasi tenaga kerja berpengaruh positif terhadap pendapatan, tetapi nilai R2 sama dengan 0,38, berarti faktor-faktor yang tidak teridentifikasi dalam mempengaruhi pendapatan dalam penelitian ini masih cukup banyak. Disarankan pengembangan diversifikasi dilakukan dengan memperbanyak cabang usaha, perbaikan pengolahan hasil dan pemasaran, dan peningkatan produktivitas usaha. Perlu  senantiasa dilakukan penelitian untuk mendapatkan inovasi teknologi tepat guna yang sesuai dengan karakteristik daerah lebak.

 

Kata kunci: petani, rawa lebak, diversifikasi, pendapatan


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c)